Sinergi TNI dan Muspika Turen Dorong Ketahanan Pangan Lewat Wisata Petik Melon di Sanankerto

Sinergi TNI dan Muspika Turen Dorong Ketahanan Pangan Lewat Wisata Petik Melon di Sanankerto

Selasa, 26 Mei 2026, Mei 26, 2026

 


Malang - Danramil 0818/14 Turen Kapten Inf Sumarsana bersama Muspika Turen melaksanakan pendampingan kegiatan Launching Petik Buah Melon dalam Program Ketahanan Pangan (Ketapang) yang digelar di kawasan Wisata Boonpring, Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.


Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus mendorong pengembangan potensi pertanian dan wisata lokal di wilayah Kecamatan Turen. Launching petik buah melon tersebut disambut antusias oleh masyarakat, kelompok tani, serta tamu undangan yang hadir.


Kapten Inf Sumarsana bersama unsur Muspika Turen turut mendampingi jalannya kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian produktif. Program ini dinilai mampu menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar.


Kawasan Desa Sanankerto yang dikenal melalui wisata Boonpring kini terus berkembang tidak hanya sebagai destinasi wisata alam, tetapi juga menjadi pusat edukasi pertanian dan ketahanan pangan berbasis masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Kapten Inf Sumarsana menyampaikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan masyarakat dan pemerintah desa dalam mengembangkan budidaya melon melalui Program Ketapang.


Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam memanfaatkan potensi wilayah untuk mendukung ketahanan pangan nasional.


Launching petik buah melon berlangsung meriah dengan suasana penuh kebersamaan. Para tamu undangan berkesempatan memetik buah melon secara langsung dari area budidaya, sekaligus melihat hasil kerja keras para petani lokal dalam mengembangkan pertanian yang produktif dan bernilai ekonomi.


Melalui kegiatan ini, sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang. (*)

TerPopuler